Sekapur Sirih

Penjaminan mutu perguruan tinggi adalah proses perencanaan, pemenuhan, pengendalian, dan pengembangan standar pendidikan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan. Dengan pelaksanaan penjaminan mutu, pemangku kepentingan (stakeholders) internal dan eksternal perguruan tinggi, yaitu mahasiswa, orang tua, dosen, karyawan, masyarakat, dunia usaha, asosiasi profesi, pemerintah memperoleh kepuasan atas kinerja dan keluaran perguruan tinggi.

Kebijakan Mutu STMIK Cikarang

1. Program pendidikan di STMIK Cikarang diarahkan untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh, memiliki kemampuan adaptasi yang baik serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Selain itu juga diharapkan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
2. STMIK Cikarang mensyaratkan pengelolaan bidang akademik dengan senantiasa melakukan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Peningkatan mutu dilakukan dengan menjaga siklus pengelolaan pendidikan yang utuh dan sesuai dengan harapan pengguna.

Rumusan Standar Akademik dan Non-Akademik

Salah satu langkah penting dalam implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal adalah tahapan perumusan standar. Sebagaimana telah dijelaskan dalam Buku Manual Mutu, maka berikut ini dijelaskan berbagai rumusan standar penyelenggaraan pendidikan yang ditetapkan di Sekolah Tinggi Manajemen Informatik (STMIK) Cikarang. Standar yang ditetapkan terdiri dari 2 kategori yaitu kategori pertama adalah standar Standar Nasional Pendidikan yang terdiri dari 8 (delapan) standar, dan kategori kedua yaitu standar yang dikembangkan oleh STMIK Cikarang sendiri yang terdiri dari 4 (empat) standar.

Subscribe to Sistem Penjaminan Mutu RSS