Rumusan Standar Akademik dan Non-Akademik

Salah satu langkah penting dalam implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal adalah tahapan perumusan standar. Sebagaimana telah dijelaskan dalam Buku Manual Mutu, maka berikut ini dijelaskan berbagai rumusan standar penyelenggaraan pendidikan yang ditetapkan di Sekolah Tinggi Manajemen Informatik (STMIK) Cikarang. Standar yang ditetapkan terdiri dari 2 kategori yaitu kategori pertama adalah standar Standar Nasional Pendidikan yang terdiri dari 8 (delapan) standar, dan kategori kedua yaitu standar yang dikembangkan oleh STMIK Cikarang sendiri yang terdiri dari 4 (empat) standar.

C. Standar isi, terdiri dari:
1. Perencanaan Kurikulum
2. Pendokumentasian Kurikulum
3. Peninjauan/Evaluasi Kurikulum

B. Standar Proses, Terdiri dari :
1. Perencanaan Proses Pembelajaran
2. Pelaksanaan Proses Pembelajaran
a. Kalender Akademik
b. Perkuliahan/Praktikum
c. Bimbingan Akademik
d. Bimbingan Tugas Akhir
3. Penilaian Hasil Proses Pembelajaran
4. Pengawasan Proses Pembelajaran

C. Standar Penilaian Pendidikan
1. Untuk setiap mata kuliah, evaluasi pembelajaran harus dilaksanakan secara terencana dan terintegrasi
2. Penilaian yang diberikan dosen kepada mahasiswa harus objektif, adil, dan terbuka.
3. Program Studi harus menetapkan nilai akhir dengan skala 0 – 100
4. Nilai akhir mahasiswa pada mata kuliah dengan atau tanpa praktikum harus didasarkan pada penilaian berdasarkan komposisi maksimal 20% penugasan + maksimal 30% Ujian Tengah Semester + maksimal 30% Ujian Akhir Semester + 20% lainnya nilai kuis, dan kehadiran.
5. Nilai akhir mahasiswa pada mata kuliah dengan praktikum pada jenjang Diploma harus didasarkan pada komposisi 40% ujian tulis dan 60% ujian praktikum.
6. Nilai akhir mahasiswa pada mata kuliah dengan praktikum pada jenjang Sarjana harus didasarkan pada komposisi 60% ujian tulis dan 40% ujian praktikum.
7. Untuk mengevaluasi ketercapaian hasil belajar kelompok Mata Kuliah Berkarya (MKB) harus dilakukan Uji Kompetensi yang meliputi penilaian teori, keterampilan dan sikap.
8. Untuk mata kuliah prasyarat, sistem penilaian belajar yang digunakan mengacu pada Penilaian Acuan Kriteria (PAK)
9. Untuk mata kuliah non-prasyarat, sistem penilaian belajar yang digunakan dapat mengacu pada Penilaian Acuan Normatif (PAN) atau Penilaian Acuan Kriteria (PAK)
10. Dalam setiap semester, dosen harus menyerahkan Nilai Akhir kepada Program Studi selambat-lambatnya 4 minggu sejak Ujian Akhir Semester berakhir.
11. Mahasiswa dinyatakan lulus dari Program Strata 1 harus sudah menyelesaikan jumlah kredit 144 sks, dengan nilai D kurang dari 10% dan tanpa ada nilai E, dengan IPK minimal 2,75.
13. Mahasiswa dinyatakan lulus dari Program Diploma III harus sudah menyelesaikan jumlah kredit 116 sks, dengan nilai D kurang dari 10% dan tanpa ada nilai E, dengan IPK minimal 2,75.
14. Yudicium kelulusan harus dilaksanakan selambat-lambatnya akhir bulan September dalam setiap tahunnya.